Tadarus Puisi dan Pengumuman Unggulan Litera Award




Portal Sastra Litera.co.id kembali menggelar Tadarus Puisi yang dilaksanakan pada 2 Juni 2018, di Griya Litera, Jalan Alamanda Mas II, Pamulang, Tangerang Selatan. Acara yang dihelat mulai pukul 16.45 WIB itu dihadiri puluhan sastrawan dan seniman. 

Acara diawali dengan sambutan pemilik porta sastra Litera.co.id sekaligus sebagai tuan rumah, Ahmadun Yosi Herfanda. AYH, sapaan akrab Ahmadun, mengucapkan banyak terima kasih kepada para sastrawan, pegiat seni dan budaya yang berkesempatan hadir. Selain dari Depan dan Tangerang Selatan,  di antaranya ada yang datang dari Banten dan Bogor.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Tadarus Puisi. Penyair Iman Sembada mengawali Tadarus Puisi yang lantas dilanjutkan oleh penyair yang hadir, seperti Asrizal Nur, Zham Sastera, Willy Ana, Ace Sumanta, Heryus Saputro, dan lainnya.

Menjelang berbuka puasa ada Tausiyah sastra oleh penyair Humam S. Chudori tentang puisi dan penyair yang mendapat pandangan dan kedudukan yang istimewa sehingga disebut Tuhan dalam Alquran.

Setelah buka bersama dan melaksanakan ibadah salat Maghrib, acara dilanjutkan kembali, yakni pengumuman nominee atau unggulan untuk kategori puisi dan cerpen. Ada 12 cerpen unggulan dan 20 puisi unggulan. Puisi dan cerpen ini pernah tayang di Litera.co.id sepanjang tahun 2017.

Pembacaan nominee atau unggulan dibacakan oleh tim juri yang terdiri dari Mustafa Ismail, Iwan Kurniawan, dan Mahrus Prihany. Tim juri telah memilih dari semua karya, puisi dan cerpen, yang pernah tayang di portal sastra milik AYH, kemudian menetapkan 12 cerpen dan 20 puisi.


PARA NOMINE ANUGERAH LITERA 2018


PUISI:

1. Alex R. Nainggolan (Longitude, Lattitude)

2. Armen S. Doang (Palung Ingatan)

3. Eddy Pranata PNP (Mematangkan Gemericik Usia)

4. Eddy Pranata PNP (Menghilirkan Sesayat Sunyi)

5. Fitriawan Nur Indrianto (Hamburg yang Kau Kirim Kepadaku)

6. Fitriawan Nur Indrianto (Bawalah Aku Pulang ke Minangkabau)

7. Iman Sembada (Ruang Belakang)

8. Irma Agryanti (Dalam Kobaran Api)

9. Irma Agryanti (Sebelum Malam ke Empat Puluh Empat)

10. Kim Al Ghozali AM (Rimba)

11. Kim Al Ghozali AM (Angin Pertama)

12. Raedu Basha (Jalan Lora)

13. Setia Naka Andrian (Kampung Kita)

14. Setia Naka Andrian (Kalang dan Kehidupan Kecil)

15. Surya Gemilang (Mobil Tua yang Resah)

16. Tjahjono Widarmanto (Berdiri di Kelokan)

17. Wahyu Gandi G (Arung Pancana Toa)

18. Willy Ana (Jejak Bocah Rakhine)

19. Willy Ana (Petuah Kampung)

20. Zabidi Zay (Tak Ada Lagi yang Kau Punya)



CERPEN

1. Armin Bell (Pentas Monolog di Penjara)

2. Astrid A. Septaviani (Matahari)

3. Elvan De Porres (Membayangkan Dalil Kehidupan)

4. Fatah Anshori (Mencari Marlin Lain yang Pernah Memakan Bunga)

5. Muhammad Gotansyah (Menjadi Burung Merpati)

6. Nana Sastrawan (Suara Azan Musafir)

7. Nufira S (Tetes Diorama Terakhir)

8. Saliem Sabendino (Ajari Aku Menyanyi Indonesia Raya)

9. Setiyo Bardono (Bidadari Pengecat Zebra Cross)

10. Tjak S. Parlan (Jame dan Latifa)

11. Zaenal Radar T. (Surat dari Malaikat)

12. Zainul Muttaqin (Mencari Ibu)


Dari masing-masing kategori, puisi dan cerpen, akan dipilih satu karya terbaik dan tiga karya terpuji. Bagi karya terbaik, puisi dan cerpen, akan menerima tropy dan uang tunai. Karya-karya yang terpilih ini juga akan dibukukan.

Siapakah yang akan menerima penghargaan Litera Award tahun 2018 ini? Tunggu pengumumannya di acara puncak yang akan dihelat pada 27 Juli 2018.

Share on Google Plus

About Unknown

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar